PREVALENSI DAN INTENSITAS EKTOPARASIT UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) DI NAGARI KATAPIANG KECAMATAN BATANG ANAI KABUPATEN PADANG PARIAMAN

Authors

  • Muhammad Ikhsan
  • Lisa Deswati

Keywords:

Udang vaname, ektoparasit, prevalensi, intensitas, dominasi, tambak

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ektoparasit pada udang vaname (Litopenaeus vannamei). Kajian ini dilakukan pada unit tambak budidaya yang berlokasi di Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, serta menganalisis keterkaitannya dengan kualitas air tambak. Penelitian dilakukan dengan metode survei pada tiga lokasi tambak yang dipilih secara purposive, yaitu Tambak Indah, Tambak Rawa, dan Tambak Donny. Sebanyak 12 ekor udang dijadikan sampel untuk pemeriksaan ektoparasit di laboratorium menggunakan mikroskop cahaya. Parameter yang diamati meliputi jenis ektoparasit, prevalensi, intensitas, dominasi, serta kualitas air (suhu, pH, salinitas, oksigen terlarut, BOD, COD, dan amonia). Hasil penelitian menemukan tiga jenis ektoparasit, yaitu Zoothamnium sp., Vorticella sp., dan Epistylis sp., yang ditemukan pada karapaks, kaki jalan, kaki renang, dan ekor. Tingkat prevalensi serangan tergolong tinggi (75–100%), menunjukkan sebagian besar udang terinfeksi. Intensitas serangan berkisar antara 3,25–40 individu parasit per ekor dengan kategori rendah hingga sedang. Analisis dominasi menunjukkan Vorticella sp. memiliki tingkat dominasi tertinggi (43,4%), diikuti Zoothamnium sp. (41,6%) dan Epistylis sp. (17,1%). Hasil pengukuran kualitas air menunjukkan sebagian besar parameter masih sesuai baku mutu, namun kadar amonia melebihi ambang batas ideal dan nilai pH rendah pada salah satu lokasi. Kondisi ini memperburuk fisiologi udang dan mendukung pertumbuhan ektoparasit. Oleh karena itu, pemantauan kualitas air dan pengendalian ektoparasit secara rutin diperlukan untuk menjaga kesehatan udang dan mencegah penurunan produktivitas tambak.

Downloads

Published

2025-12-11

Issue

Section

Articles